Gelar Aksi di Depan Kantor UKPBJ, Pemuda LIRA Bogor Raya Tuntut Transparansi

31
Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) saat menggelar aksi unjuk rasa di depan halaman Kantor Unit Lelang Pengadaan Barang dan Jasa (ULPBJ) Kabupaten Bogor. (Foto/JBN)
Kab Bogor (JBN) – Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Bogor Raya melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kabupaten Bogor. Aksi dipimpin ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Bogor Raya Yogi Ariananda, Senin 1 Agustus 2022.
Dalam orasinya Yogi meminta pemerintah tranparansi mengenai tender proyek yang ada di Kabupaten Bogor, khususnya di wilayah Ciseeng, tepatnya mengenai pembangunan Pasar Rakyat Ciseeng T.A. 2020 dan 2021.
Untuk itu, lanjut Yogi dalam orasinya, kami dari Pemuda LIRA dalam aksi hari ini menuntut beberapa poin yaitu;
1. Meminta kepala ULPBJ mengevaluasi proyek tender lelang yang diduga main mata, khususnya proyek pasar rakyat Ciseeng T.A 2020 dan 2021 pada SKPD Dinas Perdagangan dan Industri Kab. Bogor,
2. Meminta kepala ULPBJ untuk memeriksa anggota Pokja yang diduga mempunyai saham atau PT di luar tugas sebagai Pokja ULPBJ Kab. Bogor,
3. Meminta Kejaksaan Negeri Kab. Bogor untuk memeriksa kepala ULPBJ terkait dugaan memberi izin kepada Pokja untuk mendirikan CV/PT,
4. Meminta kepada Iwan Setiawan selaku pemangku kebijakan untuk menon-aktifkan kepala ULPBJ dan jajaran Pokja yang diduga terlibat kasus suap ex. Bupati Bogor Ade Yasin,
5. Meminta kepala Kejaksaan Negeri Kab. Bogor untuk memeriksa jajaran ULPBJ yang terindikasi sebagai sumber dana kasus suap ex. Bupati Bogor Ade Yasin,
6. Mendukung langkah KPK untuk memeriksa jajaran ULPBJ yang terindikasi sebagai sumber dana kasus suap ex. Bupati Bogor Ade Yasin.
Ditemui awak media seusai aksi, ketua Pemuda LIRA mengatakan dan berharap agar pemerintah Kab. Bogor lebih transparan dalam hal pengelolaan anggaran.
“Pemuda LIRA Bogor sangat menyayangkan melihat proyek Pasar Rakyat Ciseeng ini, hasilnya jauh lebih baik pengerjaan pada T.A 2020 dibandingkan 2021 padahal anggarannya di tahun 2021 lebih besar dibandingkan anggaran ditahun 2020,” ungkap ketua DPD Pemuda LIRA Yogi Ariananda.
Lebih lanjut Yogi mengatakan, bila aksi kami hari ini tidak ada tanggapan, pastinya kita akan lakukan aksi lanjutan ke Gedung merah putih (KPK) sebagai upaya mendukung langkah KPK untuk memeriksa kepala ULPBJ serta jajarannya.
“Kita akan membawa massa lebih banyak lagi ke Gedung Merah Putih (KPK) bila aksi hari ini tidak ada tanggapan,” tandas Yogi. (Tim/*)

jabodetabek news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two × 5 =