Oknum Pendamping Kecamatan Jasinga Diduga Bersikap Arogan Terhadap Jurnalis

28
Bogor (JBN) – Oknum Pendamping Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor berinisial N melakukan tindakan tidak terpuji dikarenakan hampir mencekik leher seorang wartawan.
Kejadian ini berawal, ketika wartawan dari Media Online Jurnal Berita 74 hendak konfirmasi terhadap pendamping Kecamatan Jasinga untuk dimintai keterangan seusai acara kegiatan musyawarah pembangunan desa (Musrenbang) Desa Kalongsawah.
Menurut keterangan Apih Oscar yang turut hadir dalam acara Musrenbang Desa Kalongsawah membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, ketika saya dan beberapa rekan wartawan yang tergabung di Media Center Jasinga (MCJ) mencoba menanyakan kejadian itu, yang bersangkutan malah tambah arogan, malah menantang ke saya untuk ribut,” ujar Apih Oscar dalam keterangannya di kantor Desa Kalongsawah, Rabu (24/8/2022).
Masih dikatakan Apih Oscar, ia hanya menjawab ketika ditanya “aing ker pusing, aing ker pusing, kalau diartikan saya lagi pusing, saya lagi pusing,” sebutnya.
Atas sikap yang diperlihatkan oknum Pendamping Kecamatan Jasinga sangat disesalkan oleh Anggota DPRD Kabupaten Bogor Nurodin.
“Saya sangat menyayangkan atas perlakuan Pendamping Kecamatan,
kalau ada terjadi seperti itu saya sebagai Anggota DPRD sangat menyayangkan, karena semua penyelanggara pemerintahan dituntut untuk semua yang ikut serta dalam mengawal kegiatan pemerintahan baik di level desa atau dimanapun dituntut untuk memberikan informasi sesuai dengan Undang-undang keterbukaan informasi publik (KIP),” kata Nurodin kepada wartawan melalui sambungan telepon dihari yang sama.
Nurodin yang kerap disapa Jaro Peloy ini menilai tindakan arogansi dari oknum pendamping harus segera dievaluasi.
“Jadi bila ada tindakan arogansi dari oknum pendamping Kecamatan yang seperti itu saya sangat menyayangkan, saya harap tenaga ahli di pemberdayaan masyarakat di DPMD harus juga mengevaluasi karena sudah jelas pendamping Kecamatan itu tugas pokok fungsinya itu adalah bagaimana cara mendampingi ini, tahapannya itu, tahapan perencanaan, pelaksanaan dan kemudian evaluasi mendampingi secara utuh,” ungkapnya.
Nurodin menambahkan, adapaun persoalan yang dipertanyakan oleh pihak manapun apalagi ini wartawan harusnya dia secara terbuka memberikan informasi. (Tim/*)

jabodetabek news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 + 15 =