Miris!! Lansia Warga Kecamatan Cigudeg Kab. Bogor Keluh Kesah Tidak Pernah Dapatkan Bantuan

23
Wanita Paruh baya terkategori lanjut usia (tengah) dari Kecamatan Cigudeg Kab Bogor yang keluhkan tidak pernah merasakan bentuk bantuan dari pemerintah. (Foto/Iwan)
Kab Bogor (JBN) – Miris, disaat pemerintah gencar menyalurkan banyak bantuan dari berbagai macam sumber, namun satu pun bantuan tersebut tidak pernah dirasakan oleh Marpuah, seorang lansia berusia 66 tahun, warga Kampung Malangbong RT02, RW11, Desa Argapura, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.
Hal tersebut disampaikan Marpuah saat datang ke kantor Kecamatan Cigudeg untuk berkeluh kesah alias curhat menyampaikan harapan dan berbagai macam pertanyaan. Mengapa lansia seperti dirinya yang hidup hanya dengan suami yang berusia 71 dengan keadaan pikun.
“Ibu hidup hanya dengan suami, untuk kebutuhan sehari-hari hanya mengandalkan belas kasihan dari kerabat dan tetangga, padahal yang lain mah suka dapat bantuan tapi ibu mah tidak,” ungkap Marpuah dengan meneteskan air mata kepada wartawan, Selasa (27/09/2022).
Hal yang sama dibenarkan,
Bakri, seorang kerabat sekaligus tetangga Marpuah yang mengetahui kehidupan Marpuah
yang hidup dengan suami tanpa memiliki anak.
“Ya, ibu Marpuah kerabat saya hidup hanya sama suami yang saat ini kondisinya sudah pikun. Ibu Marpuah selama ini bertahan hidup hanya dari belas kasihan kerabat dan tetangga,” sebut Bakri yang mendampingi Marpuah di Kecamatan Cigudeg.
Masih ditempat yang sama, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Hambali mengaku merasa prihatin pasca dirinya mengetahui akan keadaan Marpuah yang luput dari perhatian.
“Selama ini ketidaktahuan,
karena selama ini kita tidak pernah mendapatkan laporan maupun informasi dari RT, RW, Maupun Desa,” ungkapnya.
Atas adanya laporan ini, dirinya berjanji akan kita sambungkan langsung dengan pendamping lansia Kecamatan, agar dapat segera ditindak lanjuti.
“Akan kita tindak lanjuti secepatnya, karena sepertinya itu belum terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang operatornya ada di desa,” kata dia. (Iwan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here