Opini : Suara Rakyat Yang Dijunjung Tinggi Setara Dengan Kuasa Illahi

3
Romo Kevas, Ketua DPD Pewarna Jawa Barat juga merupakan mantan Aktivis 98. (Foto/Tim)
Oleh : Romo Kevas

Jakarta (JBN) – Dalam kesempatan ini Ketua DPD Pewarna Jawa Barat Romo Kevas Kefin menjelaskan, melihat kehendak rakyat mayoritas sekarang ini akan sangat menentukan dalam suatu proses panggung Politik atau pemilihan umum.

Perlu diketahui rakyat mengganjar mereka martabat, kehormatan, dan otoritas politik agar kekuasaan dikelola guna mewujudkan kesejahteraan bersama dan rakyat mempertaruhkan nasib dan masa depannya kepada mereka.
Untuk itu publik saat ini menganalisa dan melihat dan di dalam perkembangannya sekarang ini yang lebih dikenal dengan istilah Suara ‘Rakyat adalah suara Tuhan’ lebih menempel ke panggung politik.
Namun pertanyaannya, mengapa praktik demokrasi di Indonesia semakin rapuh?
Kendati demikian dengan alasan seperti itu maka proses politik yang melibatkan seluruh elemen masyarakat secara langsung dianggap sebagai sesuatu yang ideal. Jika proses atau keputusan politik itu disampaikan lewat perwakilan yang sering kali bersifat transaksional dan seperti dagang sapi, maka itu dianggap tak sesuai dengan kehendak rakyat atau suara Tuhan ” Tuturnya.
Mungkin bisa diperjelas dalam bahasa Latin vox populi vox dei sudah begitu mendunia dan didalam bahasa Indonesia, kalimat sakti ini memiliki makna ‘suara rakyat adalah suara Tuhan’.

Suara rakyatlah yang akan menentukan hitam dan putihnya panggung politik atau yang menentukan hasil dari kontes politik/pemilu di masa depan. Begitu kuatnya kehendak rakyat itu, maka tak ada kekuatan lain yang secara moral bisa membendungnya.

Suara rakyat yang digaungkan sedemikian tinggi dan dipercayakan kepada para wakil rakyat dan penguasa negara yang lain akan tetapi daulat rakyat tak terwujud hanya karena janji dan ungkapan manis romantik semata ditambah adanya kelengahan rakyat asal memilih kepada pengelola kekuasaan negara yang di kuatirkannya akan berakibat rakyat menuai derita dan sengsara.
Oleh karena itu simbol suara rakyat adalah suara Tuhan (Vox Populi, Vox Dei dan derajat kemuliaan tentunya suara rakyat yang dijunjung tinggi setara dengan kuasa Illahi.

Penulis : Romo Kevas, Ketua DPD Pewarna Jawa Barat juga merupakan mantan Aktivis 98

jabodetabek news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

13 − 11 =