Akibat Krisis Kepala Sekolah Yang Merangkap Jabatan Kerepotan dalam Menyelesaikan Administrasi BOSDA dan Bos Reguler.

6
Bogor(JBN) – Sangat kita sayangkan Pejabat setingkat Kadis seperti duduk manis tanpa berupaya merumuskan permasalahan krisis kepsek ini di 40 Kec se Kab Bogor 6 kec di Kota Bogor dengan Pengawas TK SD SMP SMA.
Karena selama krisis kepsek ini mulai bergulir tahun ajaran 2023 ini belum ada Rapat dilakukan Kadisdik baik Kota kab karena mayoritas pengawas seering dengan kita kaitan dunia pendidikan yang disinyalir komunitas guru pendidiknya berstatus honor paling banter P3K saat ini tanpa ada pengangkatan Guru PNS”,terang Prof Dr KH Sutan Nasomal Tokoh Pengamat Pendidikan Ini menjelaskan panjang lebar kasus krisis Kepala Sekolah negeri baik SD SMP SMA di Kab Kota Bogor sejak tahun awal tahun 2022, pada selasa, (18/7/23).
Yang mana kepala sekolah SD SMP SMA rangkap jabatan di dua sekolah bahkan 3 sekolah .Tidak tertutup kemungkinan tahun 2024 kepala sekolah akan rangkap jabatan 5 bahkan 10 sekolah satu kepala sekolah.Papar Prof Dr Dr KH Sutan Nasomal dengan nada prihatin terhadap dunia pendidikan yang semangkin kurang mendapat perhatian dari Pemerintah pusat.Diakui Prof Dr KH Sutan Nasomal kasus ini dikarenakan para kepala sekolah pensiun yang semangkin banyak jumlahnya sedangkan pengangkatan guru PNS tidak ada malah diganti statusnya guru P3k tidak PNS penuh tahun 2024 angka kepala sekolah PNS yang pensiun banyak lagi dan alamat sekolah yang ditinggalkannya diisi kepala sekolah yang telah merangkap jabatan 3 sekolah tahun 2022-2023 Ini mau dibagaimanakan sekolah sekolah negeri apa harus di swasranisasikan saja,” tandas Prof Dr KH Sutan Nasomal (Red).
Editor: Ahdhia Putri Insyira

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here