Aksi PT TDU Jadi Solusi Pengendalian Sampah Di Lambolo, Ini Respon Ketua MIO Indonesia Sulteng

32
Tumpukan sampah di Dusun V Lambolo Desa Ganda-ganda, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah (Sulteng).
Morut, Sulteng (JBN) – Permasalahan kesehatan lingkungan di Dusun V Lambolo Desa Ganda-ganda, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah (Sulteng), kian memprihatinkan.
Ditengarai, Tumpukan sampah di daerah tersebut, berserakan hingga nyaris menutup kebadan jalan yang merupakan akses vital masyarakat, bahkan masyarakat yang bermukim didaerah itu, khawatir limba buangan yang setiap harinya bertambah, bakal menjadi pemantik pencemaran lingkungan yang berpotensi berdampak negatif bagi kelangsungan habitat yang bermukim didaerah itu.
Menyikapi kondisi tersebut, pihak manajemen PT Trinusa Dharma Utama (TDU) turun tangan dan melakukan upaya pembersihan hingga peleburan tumpukan sampah didaerah itu secara berkala dengan bantuan alat berat yang sengaja didatangkan oleh pihak perusahaan secara gratis.
Terkait hal tersebut, Direktur Utama PT. Trinusa Dharma Utama, Moh. Gentha Putra, kepada tim Lensa Cyber Indonesia menyatakan, bahwa segala aktivitas yang dilakukan, merupakan upaya kepedulian pihak manajemen perusahaan, dalam membantu Pemerintah Kabupaten Morut, dalam hal penanganan lingkungan hidup, guna mencegah timbulnya dampak negatif terhadap masyarakat disekitar area itu.
“Ini bentuk kepedulian kami untuk membantu Pemda Morut khususnya Dinas Lingkungan Hidup, dengan menurunkan armada alat berat membersihkan sampah di wilayah Lambolo,” terang Gentha kepada tim Lensa Cyber Indonesia Via WhatsApp selluler
Lanjut Direktur operasional PT. TDU, Ilham Erlangga menambahkan, bahwa selama ini pihak manajemen perusahaan TDU selalu merespon cepat setiap penyampaian dari Dinas Lingkungan Hidup.
“Selama beraktivitas di wilayah tersebut, saat Dinas Lingkungan hidup mengkoordinasikan kepada kami, perusahaan selalu merespon cepat untuk membantu,” ungkap Ilham, yang diamini Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Morowali Utara, Syarifuddin.
Syarifudin dalam keterangannya menjelaskan, bahwa penggunaan tempat pembuangan sementara sampah di Desa Ganda-ganda, Kecamatan Petasia tersebut digunakan sebagai area alternatif pembuangan sampah dari masyarakat yang tinggal di Kota Kolonodale, mengingat belum adanya tempat pembuangan yang representatif di Morut.
“Sampai saat ini, Morut belum memiliki Tempat Pembuangan Akhir yang representatif. Dan PT. TDU sangat membantu pemerintah daerah dalam membersihkan sampah yang meluber dan full. Kalau sudah full dan meluber lagi sampah lagi di jalan, kami minta tolong ke PT. Trinusa Dharma Utama. Kami bersyukur sekali ada perusahaan disitu, kalau tidak meluber terus sampah. Karna Dinas Lingkungan hidup tidak punya alat berat, jadi kami selalu minta tolong ke PT. Trinusa”, tutur Syarifudin.
Saat ini masih kata Syarifudin, “setiap pembersihan sampah dibantu alat berat dari PT. Trinusa melakukan pembersihan dan merapikan lokasi, agar sampah yang dibuang tidak berhamburan dan mempengaruhi kesehatan lingkungan. Kegiatan ini secara rutin sudah dilakukan oleh PT. TDU selama 2 tahun berjalan.
Atas aksi pihak manajemen PT TDU terhadap kondisi lingkungan di daerah Morut, khususnya di Desa Ganda-ganda, Pimpinan Wilayah Media Independen Online Indonesia (MIO Indonesia) Sulteng, Andi Samsu Alam, saat dimintai tanggapannya menyatakan, sangat mendukung langkah kongkrit pihak Manajemen PT TDU dalam hal pengendalian dampak lingkungan hidup.
“Kita harus obyektif melihat bahwa ini adalah upaya kongkrit yang layak diapresiasi. Kehadiran perusahaan bukan hanya sebatas menggerus keuntungan semata, tapi juga harus memberikan kontribusi riil dalam bentuk kepedulian aksi nyata”, tutur Andi Samsu Alam, yang lebih akrab disapa Bang Andi.
Lanjut Bang Andi, berharap agar setiap perusahaan, khususnya yang bergerak dibidang pertambangan di daerah Morut dapat meneladani dan melakukan hal serupa yang dilakukan oleh manajemen PT TDU.
“Ini adalah contoh yang baik, yang dapat menjadi contoh kepedulian nyata terhadap masyarakat. Aksi sederhana tapi dampak positifnya terhadap masyarakat dan daerah sangat besar”, tandas Bang Andi.
Disisi lain, Bang Andi juga berharap, Pemerintah Kabupaten Morut dapat melakukan upaya kongkrit, mengupayakan tempat pembuangan sampah yang representatif guna lebih mengoptimalkan penanganan dan pengendalian dampak negatif dari limbah sampah buangan di Morut. (Red/Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here