Gelaran Final Persib Vs PSLS dalam Nusantara Open Cup Pecahkan Rekor MURI

7
Tim Persib saat menghampiri suporternya setelah sukses menjadi juara dalam Nusantara Open (gambar atas) dan Panitia perwakilan insan PERS yang turut hadi dalam partai final Persib Vs PSLS di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. (Foto/Frans X Watu)
Cibinong (JBN) – Gelaran kompetisi sepakbola Nusantara Open yang memperebutkan Trophy Prabowo Subianto telah memasuki babak final. Dimana laga pamungkas mempertandingkan Perwakilan dari Provinsi Tuan Rumah (Jawa Barat) Persib Bandung yang akan bersua dengan perwakilan dari Provinsi Aceh, yaitu PSLS Lhokseumawe di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada, Senin (1/8/2022).
Menariknya, laga antara Persib Bandung Vs PSLS Lhokseumawe tersebut terjadi pemecahan rekor MURI dengan hadirnya 2000 anak-anak sekolah sepak bola (SSB) dan legenda timnas Indonesia, yang turut hadir meramaikan partai yang juga disaksikan langsung oleh Prabowo Subianto.
Disamping menariknya partai final yang telah melewati berbagai pertandingan sejak awal dibukanya turnamen, Sabtu (16/7/2022), Nusantara Open juga mampu menghidupkan sektor UMKM baik yang terlibat langsung didalam area Stadion berkapasitas Internasional tersebut, namun juga pengusaha Chatering makanan turut mendapat dampak positif dari Turnamen sepakbola yang diketahui mendapat hadiah Trophy dan uang pembinaan hingga 1 Milliar tersebut.
Bahkan, belum dimulainya pertandingan, namun penonton dibuat makin terhibur dengan hadirnya bintang Timnas Garuda, Eky Maulana Vikri ditengah lapangan dengan melakukan juggling bola bersama 2000 anak SSB. Bintang Timnas U-23 itu menjadi leader ke-2000 anak-anak SSB melakukan Juggling bola bersama untuk tercatat dalam buku Museum Rekor Indonesia (MURI).
Mereka datang dengan satu harapan, mampu membuat sejarah di kota Cibinong, Bogor. Bukan saja anak-anak yang antusias, orang tuanya pun tampak gembira dan bangga menyaksikan putra-putrinya di tengah stadion kebanggan warga Kabupaten Bogor, terlebih dapat bertatap muka langsung dengan sang idola, Egy Maulana Vikry.
Rasa haru dan bangga juga terpancar dari para orang tua yang mengantarkan para anak-anak SSB yang ikut andil dalam pecahnya rekor MURI (Juggling Bola Bersama-sama) yang sebelumnya masih tercatat dengan peserta 1010 orang, saat penutupan Hari Olah Raga Nasional (Haornas) tahun 2016 di Sidoarjo, Jawa Timur.
“Senang bisa antar tampil anak saya di Pakansari ini. Mereka bukan saja hadir tapi mereka turut mencatat sejarah di museum rekor Indonesia (MURI),” tegas Kiki ibu muda yang datang dari Bojonggede.
Dengan telah menyelesaikan rentetan acara, tibalah puncaknya pertandingan yang mempertemukan Persib Bandung dengan PSLS Lhokseuamwe Aceh.
Pertandingan berjalan cukup ketat, dengan lebih memaksimalkan penyerangan, Tim Persib Bandung mampu menjadi juara dengan kemenangan 2-0 melalui gol yang dibuat oleh Rionaldi (38*) dan Goshirowy pada injuritime yang memastikan Persib mendapat juara pertama, dan berhak membawa pulang trophy serta uang pembinaan Rp, 1 Milliar. Menjadi juara kedua, PSLS berhak mendapa uang binaan sebera Rp, 750 Juta.
Kegembiraan bukan hanya terpancar dari Tim Persib dan PSLS saja yang telah menjadi Juara I dan II Turnament Nusantara Open. Namun, kebahagiaan juga tampak terlihat dari para pedagang yang menjajakan dagangannya di area Stadion Pakansari. Hal itu terlihat oleh awak media usai menyaksikan gelaran acara di dalam stadion.
“Iya Alhamdulillah Pak, abis ludes dagangan saya pak. Alhamdulillah sejak hari pertama piala pak Prabowo ini saya dagang, abis terus pak, karena penontonnya selalu rame terus yang datang kesini,” ujar Ibu Neneng, salah satu pedagang minuman dingin di area stadion Pakansari.
“Semoga akan ada lagi pertandingan sepakbola yang bisa bikin ramai stadion seperti sekarang ini,” lanjut Ibu Neneng.
Nusantara Open sudah berakhir, namun torehan tinta emas turnamen diawali dari pemberian asuransi jiwa dan kesehatan bagi 32 legenda sepak bola nasional yang merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan kepada para legenda sepakbola nasional yang kerap mengharumkan nama bangsa pada era nya.
Terakhir, dalam kesempatannya, Prabowo Subianto sebagai penggagas Academy Garuda Nusantara Bersatu, memberikan 2000 bola bagi anak-anak SSB se Kabupaten Bogor. Prabowo berharap 2000 bola ini bisa merangsang minat anak-anak untuk terus mengembangkan bakatnya, sehingga bisa tumbuh menjadi pemain yang handal di masa datang.
Untuk informasi, selain total hadiah mencapai Rp, 3.250.000.000, kedua tim finalis mendapat kesempatan beranjangsana sambil belajar sepak bola di Academy terbaik di Qatar atau Eropa. Akan terpilih 33 nama untuk masuk seleksi Academy Garuda Nusantara Bersatu yang akan dipersiapkan untuk menjadi cikal bakal Timnas kelak, mereka akan berlatih di Eropa selam kurun waktu 2 tahun.
Sepak bola menyatukan kita, menarik tag line yang diusung dalam Nusantara Open. Sepak bola menyatukan anak-anak, pelaku sepak bola, pelaku UMKM, semua larut dalam eforia Nusantara Open. (Frans X Watu)

jabodetabek news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

12 − seven =