Pemkab Lebak Pasang Gate Parkir di Pasar Rangkasbitung, Ini Kata Kadis Perindag Lebak…

14
JBLebak,-Pemerintah Kabupaten Lebak akan memasang gate parkir di Pasar Rangkasbitung, khususnya akses ke Kawasan Empang. Warga yang melintas dipastikan tetap gratis jika tidak lebih dari lima menit.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pasar (Disperindag) Kabupaten Lebak, Orok Sukmana, mengatakan pemasangan gate parkir di Kawasan Empang merupakan tindak lanjut dari keluhan pedagang yang area parkirnya terhalang. Tujuannya juga untuk menertibkan parkir liar dan normalisasi arus lalu lintas.

“Yang jadi kekhawatiran ini kan warga sekitar, khususnya Empang, itu bayar kalau mau melintas. Sekali lagi kita tegaskan semua masyarakat, apalagi pribumi yang mau melintas ke Empang, itu gratis asal tidak lebih dari 5 menit,” kata Orok kepada awak media.

Menurut Orok, warga tidak perlu khawatir dikenakan biaya parkir ketika masuk Empang. Meski harus mengambil tiket, jika hanya melintas tidak dikenakan biaya.

“Gratis yang mau ke Empang. Kecuali keluar ke sekitaran empang itu beda lagi, kan pasti berbelanja. Jadi warga Empang gratis, yang mau ke kawasan Empang juga gratis tidak dikenakan biaya,” tuturnya.

Orok menegaskan bahwa pihaknya telah menampung berbagai aspirasi masyarakat sehingga pemerintah akan hadir di tengah-tengah mereka.

“Masa orang mau melintas bayar, kan enggak mungkin. Gratis kok. Pemasangan gate ini juga untuk menertibkan parkir liar di sekitaran Pasar Rangkasbitung yang menyebabkan beberapa toko di area pasar terhalang, jadi semua enak,” tandasnya.

Orok menjelaskan bahwa masyarakat yang masuk ke kawasan Pasar Rangkasbitung tak perlu lagi membayar kepada petugas di dalam area. “Sekali lagi saya tegaskan bayar parkir itu hanya di pintu gate, kalau di dalam ngga perlu dikasih, bayar itu ketika sudah belanja, mau keluar ke gate itu baru bayar sesuai dengan tarif yang berlaku,” pungkasnya.

Zaenal, pihak pengelola Parkir Pasar Rangkasbitung, mengatakan pemasangan gate parkir merupakan tindak lanjut dari kerjasama antara perusahaan dengan pemerintah daerah.

Dia juga memastikan bahwa masyarakat yang melintas ke Kawasan Empang tidak akan dikenakan biaya. “Kalau keluar Empang itu gratis selama hanya melintas atau di bawah 5 menit,” kata Zaenal.

Menurut Zaenal, tarif parkir yang dikenakan sudah sesuai ketetapan pemerintah dan tercover asuransi bagi pengguna. “Kendaraan yang dititip atau menggunakan jasa parkir itu ada asuransinya, jadi kalau kendaraan ada kehilangan di area pasar, perusahaan pasti tanggungjawab selama tiketnya ada. Jadi tarif yang dibayar oleh pengguna itu sudah termasuk asuransi,” ucapnya.

Pemasangan gate parkir ini juga merupakan upaya peningkatan keamanan bagi pengendara yang menggunakan jasa parkir di area Pasar Rangkasbitung. “Setiap kendaraan yang masuk pakai tiket itu terdata dan terekam dalam CCTV, tiket atau karcis sebagai bukti bahwa yang dibawa keluar itu kendaraan pribadi milik pengunjung, bukan kendaraan orang lain,” tandasnya.

Zaenal juga menyarankan agar masyarakat tidak membayar dua kali kepada petugas parkir di area Pasar Rangkasbitung. “Bayar cuma satu kali di pintu keluar gate saja, kalau di dalam ada ngga usah dibayar karena hanya sekali bayar kok,” ucapnya.(Adriy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here