Pengurus Besar eSports Indonesia (PBESI) Kecamatan Pamijahan Gelar Turnament Mobile Legend di Cafe Food Court WK

6
Turnament Mobile legend oleh PBESI di di Cafe Food Court WK di Desa Gunung Menyan Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto/Tim)
Pamijahan (JBN) – Pengurus Besar eSports Indonesia (PBESI) Kecamatan Pamijahan baru saja menggelar sebuah turnamen game yaitu Mobile Legends. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Cafe Food Court WK di Desa Gunung Menyan Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Hal tersebut disambut baik Ketua Umum Forum Muda Milenial Kabupaten Bogor Muhamad Janwar Bicara Milenial sebagai agen perubahan, Minggu (28/8).
“Dunia adalah masa depan para pemuda, para mahasiswa, dan generasi Milenial untuk memposisikan dirinya sebagai agen perubahan.
Didalam era digitalisasi ini tentunya kita juga harus mengembangkan potensi diri kita baik dengan mengikuti ajang perlombaan maupun organisasi yang memberikan dampak positif pada kita” imbuhnya
Sebelumnya, Ketua Panitia Restu Miqyal Falah menyampaikan, bahwa tujuan dilaksanakan turnamen ini adalah yang utama sebagai momentum silaturahmi antar player Mobile Legends disaat momen Dirgahayu Republik Indonesia.
Restu lanjutnya, bahwa kegiatan ini bertujuan sebagai persiapan untuk mengikuti agenda besar PBESI Kabupaten di tahun ini, yakni Piala ESI Kabupaten Bogor.
“Kami sebagai cabang olahraga eSports di Kecamatan Pamijahan akan terus mencoba mempersiapkan atlet-atlet untuk turnamen besar tersebut dengan cara menciptakan berbagai turnamen-turnamen di tingkat Kecamatan seperti kegiatan ini,” ungkap Restu.
Lebih lanjut Restu Miqyal Falah mengucapkan selamat kepada Squad Badut yang berhasil mendapatkan juara.
“Dan kepada seluruh peserta kami ucapkan terima kasih atas partisipasinya, kita bertemu kembali di turnamen selanjutnya,” katanya.
Adapun Leader Squad Badut/WVE, Muhammad Dani Ramadan atau biasa disebut Dani mengaku bahwa timnya memiliki motivasi yang tinggi untuk menjadi juara di ESI Season 2.
Kemenangan ini merupakan kemenangan kedua yang menjadikan Squad badut/WVE menjadi Juara bertahan di ESI Kecamatan Pamijahan katanya, menjadi bukti optimisme dan strategi yang sudah dipersiapkan sejak babak Play-off.
“Turnamen ini seru karena lawannya kuat-kuat. Tapi kami sadar perlu bekerja keras lagi kalau berhadapan dengan tim-tim seperti SZD,” kata Dani
Ditempat yang sama Ketua Umum ESI Kecamatan Pamijahan Sabri Maulana Ibrahim menambahkan, Turnamen ini merupakan langkah untuk mencari talenta potensial yang akan kami bina dan kami ajukan untuk turnamen yang ada di tingkatan Kabupaten, Provinsi, bahkan Nasional.
“Pamijahan harus bisa mencetak atlet eSports yang bisa bersaing dengan yang lain. Maka ini menjadi bukti keseriusan kami untuk memajukan pamijahan di bidang eSports serta memfasilitasi para player potensial yang ada di kecamatan Pamijahan” ujar sabri. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here