Sosialisasi Berakhir, Sanski Tilang Diterapkan bagi Pelanggar GaGe di DKI

7
Sanksi tilan mulai diberlakukan hari ini di 13 ruas titik Gage (Foto/Ist)
Jakarta|JBN – Sosialisasi terkait dengan perluasan ganjil genap (gage) kepada kendaraan roda empat di 10 kawasan DKI Jakarta berakhir hari ini. Prosedur pemberian sanksi tilang pada tiap pelanggar juga mulai berlaku pada hari ini, Kamis (28/10).
“Betul, mulai hari ini pelanggar ganjil genap akan ditindak,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono
Argo menyebut, sosialisasi perluasan ganjil genap selama tiga hari terakhir sudah cukup untuk mengedukasi masyarakat.
“Nantinya, jika masyarakat melanggar akan dikenai sanksi tilang sesuai dengan Pasal 287 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan denda sebesar Rp500 ribu,” katanya.
Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya bersama dengan Dishub Polda Metro Jaya memutuskan menambah titik ganjil genap (gage) di wilayah DKI Jakarta.
“Untuk tetap mengendalikan mobilitas maka berdasarkan rapat tadi, kami memutuskan agar titik ganjil genap yang tadinya 3 kawasan bertambah menjadi 13 kawasan,” kata Sambodo dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya.
Aturan ganjil genap tetap seperti semula. Berlaku setiap Senin-Jumat mulai pukul 06.00-10.00 WIB dan dilanjutkan pukul 16.00-21.00 WIB. Sementara untuk hari Sabtu-Minggu dan hari libur nasional ditiadakan.
Adapun 13 kawasan ganjil genap dikawasan Jakarta antara lain:
1. Jalan Sudirman
2. Jalan MH Thamrin
3. Jalan Rasuna Said
4. Jalan Fatmawati
5. Jalan Panglima Polim
6. Jalan Sisingamangaraja
7. Jalan MT Haryono
8. Jalan Gatot Subroto
9. Jalan S Parman
10. Jalan Tomang Raya
11. Jalan Gunung Sahari
12. Jalan DI Panjaitan
13. Jalan Ahmad Yani.

Editor : Rendy 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three + eleven =